INDOPRIX 2013 TEKNOLOGI INJEKSI UJUK GIGI PECAHKAN REKOR

Image
Roy Ratukore TJM Racing

Sesi latihan resmi dan penentuan pole posisi (QTT) digelar Sabtu 16 Maret 2013 di Sirkuit Sentul International Karting & Motorcycle – Bogor Jawa Barat. Tahun ini perang teknologi Injeksi sudah mulai terasa sejak riset dilakukan tahun 2012 lalu oleh pabrikan Yamaha dan Honda. Akhir musim 2012 Honda telah melakukan uji coba Injeksi pada motor Supra 125cc dan pada seri ke 4 di Sirkuit Kenjeran Surabaya  pada 30 September tahun 2012 lalu berhasil menjadi juara. Pembalap andalan tuan rumah Denny Triyugo berhasil menjadi juara kala itu berhasil melewati Rafid Topan.

Image
Fitriansyah Kete Tim TJM Racing

Nah saat ini Yamaha telah melakukan riset juga di Teknologi Injeksi, pada musim ini akan diturunkan untuk balapan Indoprix (IP) musim 2013. Siang ini Team Yamaha Racing khususnya Tekonoloi Injeksi memisahkan diri Paddocknya dari para tim balap lainnya, maklum riset injeksi masih serba tertutup dan rahasia. Pertarungan Injeksi sudah terlihat nyata pada QTT siang ini, dan capaian waktunya begitu mempesona dan mampu memcahkan rekor. Waktu tempuh berkisar 57.915 detik yang dicetak oleh Sudarmono bersama All New Jupiter Z1 kelas 110cc. Rekor ini memecahkan rekor sebelumnya yang masih berteknologi karburator, yang tahun 2010 lalu best lap dipegang oleh Hokky Krisdianto dengan 58.053 detik dengan Yamaha Jupiter Z.

Image
Fitriansyah kete bersama Mekanik TJM Racing

Di sirkuit sepanjang 1.260 meter yang dilengkapi 14 tikungan, memang Jupiter Z1 proyek Jepang ini istimewa. Motornya meluncur manis dan selalu punya tenaga di semua tingkat rpm. “Injeksi kan bekerja secara digital sedangkan kalau karbu bekerja konvensional. Makanya dapat tenaganya halus. Sasis jadi terasa enak belok-beloknya,” kata Sudarmono yang memperkuat Yamaha Trijaya dan salah satu pembalap yang dipercaya memacu Jupiter Z1. Selain itu pembalap lainnya yang menggunakan Motor Injeksi adalah Sigit PD dari Tim Yamaha Yamalube NHK Yonk Jaya Bandung. Dengan waktu 58.368 detik,  dan adapula pembalap asal Jakarta Roy Ratukore yang membela TJM Racing yang disupport penuh oleh Sinnob Gear. Berhasil mecatatkan waktunya pada 58.667 detik.

Image
Roy Ratukore #22

Nah bagaimana dengan Honda Racing? Honda hanya menurunkan 2 Motor Injeksi dikelas 125cc, yang digunakan Oleh Denny Triyugo dan Iswandi Muis dibawah Tim Astra Motor Racing Team. Pada sesi Qtt siang ini Hanya Denny yang mampu memaksimalkan Teknologi Injeksi dan menorehkan waktu 57.656 detik sedangkan Iswandi muis mecatatkan waktu 58.768 detik.

Teknologi Karbu Mampu Memukul Injeksi

Image
Denny Triyugo Tim Astra Honda Racing Team

Honda dengan Teknologi Karbu berhasil memukul teknologi Injeksi Yamaha. Honda Supra 125cc non injeksi dipacu Wahyu Widodo bisa ‘memukul’ injeksi di IP 125 cc. Widodo berlari 58.115 detik. Catatan itu lebih pelan dari IP2 yang cuma 110 cc. Widodo yang memperkuat Honda Daya NHK IRC asal Jakarta, memasang kompresi 12.5:1 pada Honda Blade yang dibore jadi 125 cc versi karbu. “Dengan perbandingan kompresi seperti itu, oktan 95 efektif kerjanya. Sentul Kecil kan sebenarnya putarannya menengah ke atas, kompresi segitu sudah pas. Tetapi ini baru QTT dan masih ada superpole 1 dan 2,” jelas Widodo disela sela Qtt siang ini. Kita tunggu besok Minggu Final IP 2013 siapa yang akan menjadi juara baik motor Injeksi atau karbu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s