Tim Sap7aranu Menikmati Alam Danau Ranau

ImageTim Sap7aranu telah menembus Danau yang pertama, yaitu Danau Ranau, danau ini terletak diantara 2 provinsi :  Sumatera Selatan dan Lampung Barat-Lampung, danau ini mereka singgahi tepat hari ke 4 selepas dari Jakarta. Dalam menembus danau ini rute yang dilalui begitu bervariasi, sehingga membutuhkan motor dengan kondisi prima. TVS Apache tipe RTR dipadu dengan Sinnob Gear mampu menyajikan performa motor sesuai kebutuhan Adventure kali ini.

Berikut Ringkasan perjalanan menuju danau Ranau Sumatera Selatan

Day 1 : 142 km Jakarta-Merak

Tim Ekspedisi Sap7aranu (dibaca: Saptaranu) resmi diberangkatkan pada pukul 12.00 di kantor TVS Motor Company dibilangan Kuningan yang dihadiri oleh jajaran petinggi Sponsor dan  langsung bertolak menuju Sumatra.

Jalur Jakarta-Merak

Jalur yang dilalui adalah Jl Gatot Subroto – Slipi – Grogol – Daan Mogot – Kalideres menuju Tangerang – Jl. Raya Serang dan berhenti sementara di Cilegon untuk melakukan rehat lebih lama. Selanjutnya pukul 00.00 tim akan kembali bergerak ke Merak dengan estimasi waktu penyeberangan 3-4 jam dan langsung bertolak mendapatkan view terbaik di sudut daerah Tarahan. Untuk melihat pesona Sunrise dengan apitan laut dan tebing Selat Sunda.

Day 2 : 304.2 km Bandar Lampung

ImageMerapat di pelabuhan Bakauheni pukul 6.45 kemudian perjalanan hari ke dua mengambil rute Bakauheni – Bandar Lampung – Pringsewu – Sedayu dan menembus kawasan Bukit Barisan yang kemudian berhenti untuk menginap di Biha pada pukul 21.30.

Di Bandar Lampung tim Ekspedisi Sap7aranu dijamu oleh rekan-rekan forum Nusantaride asal kota Lampung untuk menikmati suguhan kopi dan makan siang.  Pada jalur menuju Bandar Lampung kontur jalan bervariasi mulai dari aspal mulus hingga bergelombang. Dalam kontur bergelombang inilah spek suspensi yang dimiliki oleh TVS RTR 180 teruji kehandalannya, ini terasa saat kendaraan sangat mudah melibas permukaan jalan yang ada bahkan pada saat bertemu sedikit gravel di beberapa titik. Pun pada saat menembus kawasan Bukit Barisan kendaraan  dengan segala kekuatannya mampu menunjukkan kenyamanan berkendara yang dapat di andalkan.

Dari sisi apparel riding, jaket Nusantaride Sap7aranu dari brand Respiro mampu memberikan proteksi yang baik pada tubuh. Dengan sistem ventilasi yang baik suhu luar dapat teredam dengan maksimal dan berkendara pun dapat dilakukan dengan nyaman.

ImageDari sudut modifikasi sprocket, mata gir T48 di belakang sanggup menambah tenaga saat melibas kontur naik turun saat jelajah Bukit Barisan. Torsi tinggi pun di dapat dan memperkaya daya jelajah TVS RTR 180.

 Danau Ranau Day 3 dan 4 : 123.5 km

Rute yang dilalui pada hari ke 3 adalah Biha – Tanggamus – Krui lalu menuju Liwa dan berakhir untuk menginap di Lumbok Resor, sebuah hunian di sudut danau Ranau. Sebagai catatan danau Ranau dimiliki oleh dua provinsi masing-masing adalah Lampung Barat dan Sumatera Selatan.

ImagePerjalanan dari Biha melewati pantai Melasti yang dikenal penduduknya memiliki bangunan ber-nuansa Bali. Fakta ini memperkaya khasanah daerah Lampung Barat dan Pesisir Barat dengan ragam kultur yang dimilikinya. Ini tak lepas dari asal-usul penduduk yang sebelumnya ber transmigrasi dari pulau Jawa dan Bali menuju Sumatra.

Perjalanan pesisir memberikan nuansa kesejukan angin pinggir pantai dengan cuaca dan kelembaban yang hangat. Ketika masuk wilayah Krui, tim Ekspedisi Sap7aranu bertemu dengan dua wisman dari Perancis yang hendak mencoba ‘surfing’ di pantai tersebut. Adalah Xabi dan rekannya yang ternyata sudah mengenal pantai pesisir ini sejak 13 tahun yang lalu.

Perjalanan berikutnya berhenti di kota kecil Krui dan tim dijamu makan siang oleh dua rekan Nusantaride, pasangan suami-istri Hafiz dan Bibim di warung makan ‘Blitar’ milik mereka.

Krui – Liwa selanjutnya tim kembali menjamah punggung Bukit Barisan untuk kemudian dijamu kembali oleh rekan Nusantaride lain, Yoyo dan rekan2 (juga anggota HTLC/Honda Tiger Lambar Community). Rute indah membelah Bukit Barisan, pun ketika hujan deras mengguyur hingga masuk kota Liwa.

ImagePukul 20.00 tim masuk di resor Lumbok untuk menginap 2 malam dan melakukan eksplorasi danau pertama nya dalam rangkaian danau-danau besar di Sumatra, Danau Ranau.

Pada hari ke-4 tim menetap di sekitar Danau Ranau dan menggali banyak cerita dari penduduk yang tinggal di sekitar danau. Penduduknya antara lain pak Sadjum (penjaga keamanan) dan pak Muslim (Kepala Desa Pekon Ujung), dalam ceritanya mereka memberikan tambahan khasanah khas cerita danau Ranau, baik seputar perjuangan hidup, keseharian warga hingga kepariwisataan di sekitar danau.

Rdx13

To be continue ….

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s