MEMBEDAH MESIN YAMAHA R25 2 SILINDER TAPI PERFORMA MESINNYA DAHSYAT DAN BIKIN KEOK NINJA 250 DAN CBR250r

ImageInformasi ini kami rilis bersumber dari Majalah Cetak MotorPlus Edisi 795.XV.21-27 Mei 2014. Informasi kurang lebih sama dengan apa yang dikatakan sang Director Marketing asal Jepun, yaitu Mr. Terada yang menjadi perwakilan dari Yamaha Indonesia Manufacturing Indonesia (YIMM). Kenapa Yamaha begitu yakin dan pede dengan performa motor Yamaha R25 dibanding dengan para pesaingnya yang sama-sama menggunakan mesin 2 silinder segaris DOHC, 8 Valve. Dia berani dan dengan pede kalau motor ini jauh lebih baik performanya dibanding dengan para kompetitornya. Ini rahasianya bro….

M. Abidin selaku GM Techinnal Service dan Motor Sport, mengatakan Power maksimal bisa mencapai 26,5 Kw (35.54 HP) pada RPM 12.000. Sedangkan torsinya mencapai 22.1 Nm.10.000 Rpm, dari data ini beda jauh dari tetangganya yaitu Ninja 250 dan CBR250R. Wiihhh dahysatnya motor ini jika memang fakta diatas benar.

Kemampuan seperti itu sudah barang tentu berkat rancangan mesin yang telah dihitung dan diriset secara serius dan penuh perhitungan matang. Hal ini untuk memperkuat dan mengalahkan para kompetitornya. Mesin dengan rasio kompresi disetting tinggi yakni 11.6:1 dengan tujuan untuk mendongkrak torsi dan agar mesin mampu berputar tinggi.

Image

Hal ini telah dibuktikan oleh MotorPlus saat membetot gas hingga tembus 14.000 Rpm dan masih bisa naik namun dari pihak Yamaha membatasi limiternya. Keunggulannya lagi adalah motor bermesin murni 249.6cc ini dengan bore x stroke 60.0×44.1mm mampu naik powernya dengan cepat saat putaran bawah ke menengah dan atas.

Dari segi suara walau dengan mesin 2 silinder keluaran suara dari knalpot 2 in 1 ini  sangat mirip dengan moge 4 silinder. Hal ini berkat konfigurasi kruk as yang disetting 180 derajat. Model dan teknik kruk as 180 derajat ini membuat tekanan dalam ruang kruk as selalu stabil karena piston bergerak saling bergantian naik turun. Finalnya gerak piston tidak terhambat dan lancar. Mekanisme kem yang dirancang menganut dual overhead camshaft (DOHC) dengan sistem direct  camshaft ini turut mendukung juga, sehingga putaran mesin bisa cepat dan ringan.

ImageDari segi ruang bakar terjadi menciptakan efek suara yang mirip 4 silinder. Hal ini tidak lepas dari sudut Valve yang berjumlah 8 buah (4 hisap dan 4 buang) yang disetting pada 12.75 derajat pada In dan pada Out 13.50 derajat. Posisi Silinder dibuat off set. Dengan tujuan untuk meminimalkan gesekan antara piston dan dinding silinder. Posisi throttle body dengan diameter 32mm dengan disain down draft. Jadi trik ini semakin mendongkrak performa motor Yamaha R25.

ImageTujuan dari arah venturi throttle body dibuat mengarah turun kebawah (down draft intake manifold) adalah agar aliran udara masuk secara vertikal, sehingga lebih cepat menuju ke ruang bakar. Tapi kontruksi seperti ini menyesuaikan dengan mesinnya juga. Untuk bisa memenuhi motor sport dengan genre sport harian, agar tetap nyaman dikendarai. Pulley penggerak butterfly pada throttle body dirancang agal lonjong. Tidak bulat seperti motor injek pada umumnya. Hal ini disebut progressive pulley. Tujuannya agar saat rider membuka gas, valvenya terbuka hanya sedikit. Sehingga hentakan tenaga tidak meledak ledak, disini kunci dan triknya sehingga motor tetap nyaman dikendarai walaupun dengan kondisi jalan santai. Agar mampu menahan kompresi dan mesin tinggi komponen silinder harus bermaterial yang berkekuatan super badak alias kuat. Piston yang dipakai jenisnya forging yang dikombinasi DiAsil Cylinder.ImageAgar tekanan oli ke mesin tetap stabil dan merata tersalur ke bagian kepala silinder, ruang bagian bawah karter dirancang celong dengan posisi pompa dibagian itu. Jadi ketika motor direm oli masih berada dalam karter dan tidak bergerak ke depan. Panel indikator dilengkapi dengan 2 pilihan trip meter dan ada jam, fuel comsumtion serta shift light yang bisa diatur sesuai dengan rpm yang dikehendaki. (Rdx13)

ImageImageImage

Iklan

3 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s