PIALA DUNIA 2014 : SELAMAT KEPADA TIM GERMAN SUKSES MENGATASI PERLAWANAN ARGENTINA 1-0

 Piala dunia german

Gelaran Sepak Bola Piala Dunia 2014 di Barzil telah usai, Minggu dini hari, Pertandingan final Piala Dunia yang dilangsungkan pada Minggu (13/7/2014) di Stadion Maracana antara German melawan Argentina, yang berakhir dengan score 1-0 untuk team German. Jutaan pasang mata menyaksikan langsung melalui layar kaca ataupun datang di Stadion Maracana Brazil. Gol semata wayang disarangkan oleh Mario Goetze di extra time dan akhirnya German menjadi Juara Dunia yang ke 4 kalinya.

Team De Panzer German memang sudah terlihat performanya sejak mulai babak penyisihan dimana mereka selalu menang dengan score yang meyakinkan. Bahkan saat semi final German membantai tuan rumah Brazil dengan score telak 7-1. Pertanda German akan juara pun mulai tersingkap dengan lebih jelas karena performa pemain muda mereka begitu kompak baik dilapangan maupun di ruang ganti. Keyakinan ini terlihat bahwa dalam 7 laga dipiala dunia Brazil ini, German mampu menggelontorkan 18 Gol.

Pertandingan begitu seru karena saling jual beli serangan, namun statistik penguasaan bola masih dipegang oleh German. Shoot on Goal kedua Teampun terlihat dan membuat jantung copot bagi para fans fanatik kedua team. Gol awal Higuain yang terjebak off side sempat membuat diam para pendukung team German. Namun sundulan dari bek German di Menit Akhir sempat membuat pendukung Argentina kaku terdiam, walupun sundulannya mengenai tiang gawang.

Masuk menggantikan Klose di pertengahan babak kedua, Goetze kemudian tampil sebagai pahlawan Jerman di menit 113 ketika umpan Andre Schuerrle diterima dengan dada dan lantas diteruskan lewat sepakan terukur ke gawang Sergio Romero.

Sebagai catatan itu adalah gol kedua Goetze di turnamen ini setelah yang pertama dibuatnya ke gawang Ghana di laga kedua fase grup lalu.goetzo

Gol yang bertahan hingga akhir laga dan membawa Jerman merengkuh trofi Piala Dunia keempat mereka. Goetze pun jadi pemain termuda yang mencetak gol di final Piala Dunai dalam umur 22 tahun 39 hari, sejak pemain Jerman Barat Wolfgang Weber tahun 1966 (22 tahun 33 hari).

Julukan ‘Messi dari Jerman’ buat Goetze sendiri sudah melekat sejak kemunculannya bersama Borussia Dortmund beberapa tahun silam.

Punya kaki kiri yang kuat serta gaya bermain yang mirip-mirip Messi adalah sebabnya. Bahkan pembelian Goetze musim lalu oleh Bayern Munich didasari alasan Pep Guardiola ingin menjadikannya sebagai sosok Messi di Bayern.

“Saya bilang kepada Goetze untuk menunjukkan kepada dunia dirinya lebih baik dari Messi. Saya punya feeling bagus soal dia,” ujar pelatih Jerman Joachim Loew usai laga seperti dikutip Soccerway.

Sekali lagi selamat buat team German…ternyata sekarang team German selalu panas diawal bukan panas belakangan……..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s