APES TIMNAS INDONESIA DILUMAT PHILIPINA 4 KOSONG….OPA RIEDL TANGAN DINGINNYA SUDAH GA MANJUR LAGI

251114c

Gregetan dan bikin jantungan ketika melihat permainan Timnas Garuda Indonesia dilumat Philipina dengan skor telak 4 kosong. Penampilan bek belakang dan kiper Timnas seperti diajari main bola. Kondisi metal paska seri dengan Vietnam beberapa hari yang lalu nampaknya belum mampu dipulihkan oleh tangan dingin Alfred Riedl.

Sejak menit awal sebenarnya Timnas Indonesia sudah mendapatkan peluang emas namun gagal diselesaikan menjadi gol oleh Achmad Jufriyanto. Peluang ini berawal dari tendangan bebas dari sisi kiri gawang Philipina,namun kemelut didepan gawang Philipina masih mampu diblok oleh tangguhnya palang pintu Philipina.

Gilirin menit ke 11 gawang Kurnia Mega mendapat ancaman dari penyerang Philipina Misagh Bahadoran, tendangan keras dari luar kotak pinalti yang terarah ini mampu dipatahkan oleh Kurnia Mega. Namun kokohnya pertahanan Tim Garuda Merah Putih harus jebol di menit ke 16 oleh gol Phil Younghusband melalui pinalti. Penguasaan bola disektor tengah menjadi kunci lahirnya gol Philipina.

Bencana mulai datang ketika Firman Utina melanggar pemain bernomor punggung 9 Bahadoran. Selain berbuah kartu kuning, ganjaran Pinaltipun diberikan ke Philipina yang dieskekusi oleh Younghusband yang dengan mudah menaklukan kiper Kurnia Mega. Pinalti ini lataran backpass pemain Timnas yang kurang baik sehingga bola direbut okleh Bahadoran. Akhirnya takle keras oleh Firman Utina berbuah pelanggaran di kotak pinalti.

Menejelang babak pertama berakhir nampak permainan Indonesia semakin ga jelas dan dikurung oleh lawan, beberapa ruang kosong selalu tercipta untuk Philipina beruntung tembakan para penyerang Philipina masih mampu ditepis Kurnia Mega.

Menjelang babak pertama berakhir, Indonesia mendapatkan peluang lewat Sergio van Dijk. Namun, sundulan pemain bernomor punggung 20 ini masih bisa ditepis kiper Filipina, Patrick Deyto.

Memasuki babak kedua, pelatih Alfred Riedl memutuskan untuk memainkan Boaz Solossa dan menarik M. Ridwan. Pada menit ke-48, Boaz melepaskan sepakan dari luar kotak penalti. Namun, tendangannya membentur pemain Filipina dan hanya menciptakan tendangan penjuru.

Babak kedua Indonesia makin tertinggal lagi oleh gol Manuel Ott pada menit ke 52 setelah bebas berdiri tanpa pengawalan dan mendapat umpan dari sisi kiri yang kemudian melepas tembakan terarah dan masuk menjadi gol ke dua.

Makin fatal lagi ketika Kiper Timnas membuat kesalahan pada menit ke 67, kiper ini menangkap bola backpass dan diganjar tendangan bebas dari dalam kotak pinalti. Pemain Philipina lalu cepat mengeksekusi sebelum Kurnia Mega balik keposisi dibawah mistar.Bola diumpan ke Martin Steuble dan dengan mudah menceploskan bola ke gawang Indonesia, skor 3-0.

Menjelang babak kedua berakhir Indonesia main 10 orang dan makin leluasa para pemain Philipina, sehingga mudah menambah gol ke 4 pada menit ke 79 melalui Rob Gier. Skor 4-0 ini bertahan hingga pertandingan berakhir, posisi Indonesia masih tetap diposisi ke 2 dengan skor 1 hasil seri melawan Vietnam. Pertandingan ke 3 atau terakhir akan menjadi partai hidup mati bagi Indonesia nanti.

Susunan Pemain

Indonesia: Kurnia, M. Roby, Jufriyanto, Zulkifli, Rizki, Maitimo, Firman, Ridwan (Boaz 46), Zulham (Gonzales 65), Samsul Arif, Van Dijk

Filipina: Deyto, Aguinaldo, Guirado (Gier 15), Rota, Sato, Lucena, Ott, Steuble, Bahadoran, P. Younghusband, Reichelt

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s