ARRC 2017 Thailand : Anthony West Curhat di IG, FIM Asia Klarifikasi

anthony-west-arrc

Ajang balap ARRC seri 2 di Buriram Thailand berakhir tak menyenangkan bagi kubu Anthony West dan Team Akeno Speed Racing, karena rider tersebut didiskualifikasi oleh panitia. Anthony West, sang mantan pembalap MotoGP dan Moto2, terkena diskualifikasi pada Race 1 dan Race 2 kelas SuperSports 600cc (SS600) di Sirkuit Chang, Buriram, pada 14 dan 15 April akhir pekan lalu. Karena dinyatakan melanggar peraturan FIM Asia.

Anthony West mengungkapkan rasa kecewa dan kekesalannya melalui Instagram, dia menuliskan hal yang menyudutkan panitia dalam hal ini FIM Asia. Berikut curhatan Anthony West  :

“Bukti terbesar tentang politik di balap !! Setelah memenangi balapan di Thailand. Seperti biasa semua motor akan dibawa ke area scruit setelah balapan. Tiga motor pemenang diperintahkan untuk memeriksa Cam Shaft. Karena kami tidak ada yang disembunyikan, maka mekanik saya mengeluarkan Cam dan menunjukkan ke FIM scrutineer. Cam kami lolos test, karena part standard Yamaha. Kemudian panitia dan Yamaha Thailand mencoba mendorong FIM scrutineer untuk membuat tim saya mengeluarkan motor. Motor hanya bisa ditarik keluar dengan sebuah protes formal dan pembayaran dari tim lain. Seperti ini tidak pernah dilakukan oleh Yamaha Thailand. Mereka tidak memiliki kekuatan untuk mengeluarkan motor kita.

Jadi bersama-sama penyelenggara dan Yamaha Thailand membuat scrutineer FIM dipecat dari pekerjaannya! Jadi tanpa scrutineer FIM mereka mencoba untuk mengambil alih situasi dan membuat kita menarik motor keluar. Karena kami melilhat tidak ada yang beres dan tidak sesuai aturan, kami melihat mereka mencoba mengelabuhi kami. Kami tidak pernah mengeluarkan motor kami. Dan juga Yamaha Thailand menolak mengeluarkan motor mereka juga. Tapi karena kami berada di Thailand dan mereka mencoba menggunakan kekuatan mereka bersama dengan penyelenggara ARRC untuk mengendalikan situasi.

Hal ini mengecewakan diperlakukan sangat buruk di sini hanya karena kami adalah tim privat tanpa kekuatan. Saya memenangkan perlombaan dengan adil. Mereka menjadi jelek dan kalah dan tidak mengikuti aturan balap. Jadi saya minta maaf  bahwa saya telah didiskualifikasi kemarin dan saat ini di Thailand,.Saya tahu motor saya bukan yang tercepat di lintasan.

Saya yakin dengan tim saya dan pekerjaan yang mereka lakukan. Saya sedih atas situasi ini. Saya tahu sebetapa kerasnya mereka bekerja dan betapa bahagianya mereka pada hasil akhir pekan ini. Juga untuk kerja keras saya dalam balapan. Saya mengendarai motor itu sekuat tenaga yang saya mampu, dari diposisi 7 hingga posisi 1 dan saya tidak menang dengan mudah. Saya sedih melihat ARRC penuh dengan trik politik ini. Dan saya akan mengambil keputusan minggu ini, apakah saya akan tetap melanjutkan balapan Asia yang korup ini “

Namun tak selang lama, setelah ramai diperbincangkan di media onlie oleh para Nitizen, piha FIM Asia mengeluarkan sanggahan terkait pernyataan dari Anthony West itu.

west

FIM Asia menyatakan, bahwa tim Akeno Speed Racing menolak motor mereka yang digeber West buat diperiksa di parc ferme untuk scrutineering pasca-balapan. Hal ini dianggap bentuk pelanggaran teknis, dan karenanya West pun didiskualifikasi dari dua balapan.

Berikut adalah kronologi dari insiden diskualifikasi West di ARRC Thailand 2017 :

  1. Pasca-Lomba SuperSports 600cc
    Pukul: 16:00 waktu setempat
    Kategori Balap: SuperSports 600cc
    Lokasi: Parc Ferme
    Setelah Race 2 SuperSports 600cc, tiga motor teratas (omor 13, 25 dan 24) diberitahu untuk menyediakan variasi part dari mesin untuk scrutineering pasca-balapan, prosedur umum di setiap akhir balap akhir pekan. Tidak ada protes yang dibuat oleh tim terkait scrutineering pasca-balapan ini.
    Tim Mekanik dari Motor Nomor 13 menolak melakukan perintah ini.

    2. Pasca- Scrutineering SuperSports 600cc
    Pukul: 17:05 waktu setempat
    Kategori Balap: SuperSports 600cc
    Lokasi: Parc Ferme
    Pada akhir waktu yang ditetapkan untuk pemeriksaan mesin, Tim Mekanik dari Motor Nomor 13 menarik keluar motor dari area scrutineering dengan pemahaman penuh, bahwa jika mereka melakukan tanpa mesin dibedah, mereka akan didiskualifikasi.
    Selama satu jam waktu ditetapkan, tidak ada baut tunggal yang dilepas dari Motor Nomor 13.
    Scrutineering pasca-balapan berakhir dengan Motor Nomor 25 dan 24 – kedua tim telah menyediakan part yang diperlukan untuk inspeksi.

    3. Pengumuman Hasil Lomba
    Hasil sementara dikeluarkan pukul 15:48 waktu setempat, menunda akhir dari waktu protes.
    Revisi hasil balap dikeluarkan pukul 17:23 waktu setempat untuk Race 2 di Seri Kedua. Selanjutnya, revisi hasil untuk Race 1 di Seri Kedua juga dibuat, karena scrutineering pasca-balapan mempengaruhi dua balapan dan mesin telah disegel. Oleh karena itu, setiap pelanggaran di sisi teknis akan mempengaruhi hasil di Race 1 dan Race 2.
    Ketika revisi hasil balap dikeluarkan pukul 17:23 waktu setempat, tidak ada portes yang dibuat untuk melawan revisi hasil ini.

    4. Direktur Teknis
    Direktur Teknis mengundurkan diri dari posisinya pukul 13:50 waktu setempat selama scrutineering pasca-balapan untuk Underbone 150cc dan sebelum SuperSports 600cc. Dia tidak hadir selama Race 2 SuperSports 600cc.
    Tugasnya dilanjutkan oleh Somchow Thanawin, Steward Teknis berlisensi FIM (Nomor Lisensi: 11344) selama sisa balapan.

    5. FIM Asia Road Racing Championship
    Asia Road Racing Championship diselenggarakan dengan standar yang ditetapkan oleh FIM dan FIM Asia. Tidak ada ketidakadilan yang disebabkan dengan cara apapun untuk setiap peserta atau tim. Hal ini mengecewakan ketika tuduhan dan asumsi dibuat, tanpa pemahaman penuh fakta-fakta dan proses tepat dari aturan yang ditetapkan dalam Motorsport, yang menekankan standar tertinggi untuk sikap sportif dan profesionalisme.

Credit by https://sports.sindonews.com

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s