Jelang #MugelloGp : Data dan Fakta Yamaha Masih Berkuasa di Sirkuit Kandang Rossi Ini

moto-gp2.jpg

Rodex1313.com–Beberapa hari kedepan atau akhir pekan ini akan ada tontonan menarik menemani Buka Puasa Kita. Inget jangan lupa tarawih….sayang bisa bentrok jadwal Tarawih dengan MotoGP jam tayang di Trans7 sekitar jam 7 malam, biasanya sih masih moto2 dan siaran tunda moto3. Bisa jadi live kelas utama jam 8 atau jam 9.

Nah sebelum menyaksikan siaran langsungnya yuk kita intip data dan fakta selama ajang MotoGp digelar di Mugello.  Yamaha merupakan pabrikan tersukses yang mengoleksi 10 kemenangan di Mugello. Masing-masing lima kemenangan dipersembahkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

MotoGP Italia akan dihelat akhir pekan ini, dan merupakan penyelenggaraan Grand Prix ke-32 di Sirkuit Mugello, termasuk 17 kali beruntun sejak 1991.

Berikut data dan fakta jelang MotoGP Italia:

  • Kali pertama Mugello menggelar Grand Prix pada 1976 silam. Barry Sheene memenangi 500cc dengan selisih 0,1 detik atas Phil Read, dalam balapan berdurasi 62 menit. Itu adalah masa ketika Suzuki mendominasi kelas premier.
  • Layout Mugello pada dasarnya tetap sama sejak 1976, dengan panjang trek tidak berubah 5,2 km.
  • Yamaha merupakan pabrikan tersukses yang mengoleksi 10 kemenangan di Mugello. Lima kemenangan dipersembahkan Rossi pada 2004 sampai 2008, dan lima kemenangan lain dari Lorenzo pada 2011, 2012, 2013, 2015 dan 2016.
  • Honda mengoleksi empat kemenangan di Mugello: Rossi (2002 dan 2003), Dani Pedrosa (2010) dan Marquez (2014).
  • Casey Stoner mencetak kemenangan bagi Ducati di Mugello pada 2009. Dan pada 2015, Andrea Iannone satu-satunya pembalap yang naik podium.
  • Hasil terbaik Suzuki adalah finis kelima, yang dicetak John Hopkins pada 2007 dan Loris Capirossi pada 2009.
  • Rossi adalah pembalap tersukses dengan sembilan kemenangan di Mugello: masing-masing satu di kelas 125cc dan 250cc, serta tujuh di MotoGP (2 x Honda + 5 x Yamaha).
  • Capirossi merupakan pembalap Italia selain Rossi yang memenangi kelas premier di Mugello. Ia mengalahkan Max Biaggi dan Rossi saat bertarung di 500cc pada 2000.
  • Balap MotoGP di Mugello 2004 merupakan yang terpendek sepanjang sejarah, karena hanya berlangsung enam lap. Balapan diganggu hujan dan kemudian diulang dengan sisa lap berdasarkan aturan saat itu.
  • Italia, Belanda dan Inggris Raya adalah tiga negara yang rutin menjadi tuan rumah Grand Prix sejak kejuaraan dunia dimulai pada 1949.
  • Tujuh pembalap Spanyol telah menang di Mugello dalam tujuh tahun terakhir. Pembalap non-Spanyol terakhir yang berjaya di MotoGP adalah Stoner pada 2009.
  • Dalam 15 tahun terakhir, hanya lima pembalap yang menorehkan kemenangan di Mugello: Rossi (7), Jorge Lorenzo (5); Dani Pedrosa, Stoner dan Marquez masing-masing satu.
  • Lorenzo dan Marquez terpaut tipis 0,019 detik musim lalu. Selisih terdekat sepanjang sejarah balap Grand Prix di kelas premier.
  • Iannone start dari pole saat mengendarai Ducati pada 2015. Itu kali pertama pembalap Italia start terdepan di kelas premier sejak Giacomo Agostini di GP Imola 500cc pada 1972.
  • Jonas Folger (Monster Yamaha Tech 3) adalah satu-satunya pembalap yang mencetak poin dari semua lima balapan pertama musim 2017.
  • Dan dengan Sam Lowes (Aprilia Racing Team Gresini) finis ke-14 di Le Mans, maka 23 pembalap di grid telah mencetak poin musim ini.
  • Finis ketiga di Le Mans mengantarkan Pedrosa naik ke peringkat kedua dalam klasemen sementara. Kali terakhir pembalap Spanyol itu melakukannya usai Assen 2013.
  • Pedrosa telah tiga kali naik podium. Pada 2014, ia juga finis podium beruntun di Catalunya, Assen dan Sachsenring.
  • Marquez mengoleksi 58 poin, perolehan terendahnya sejak debut di MotoGP pada 2013.
  • Dengan kemenangan di Le Mans, Maverick Vinales Movistar Yamaha MotoGP) menjadi pembalap kelima yang tiga kali menang dari lima balapan pembuka. Ia bergabung dengan Rossi (2002, 2003, 2004,2005), Stoner (2007, 2011), Lorenzo (2010, 2012) dan Marquez (2014). Keempat pembalap bahkan lalu sukses menjadi juara dunia.
  • Podium di Le Mans merupakan yang keempat sejak 2013, yang tidak ada Marquez atau Rossi. Podium lain yang juga tidak ada kedua pembalap, antara lain: 2013 – Italia (Lorenzo, Pedrosa, Crutchlow), 2014 – Aragon (Lorenzo, Aleix Espargaro, Crutchlow), dan 2016 – Austria (Iannone, Dovizioso, Lorenzo).
  • Vinales menjadi pembalap kesembilan yang start dari pole dan mencetak rekor lap di Le Mans. Ia menyamai pencapaian Rossi, Marquez, Stoner, Lorenzo, Pedrosa, Capirossi, Makoto Tamada dan Iannone.
  • Rossi memimpin di depan saat memasuki lap terakhir, tapi ia terjatuh dan Vinales keluar sebagai pemenang Le Mans. Ini kali ketiga The Doctor gagal menang setelah memimpin balapan pada lap terakhir. Dua balapan lainnya adalah di Afrika Selatan pada 2012, ketika dikalahkan Tohru Ukawa; dan Le Mans 2003, saat kalah dari Sete Gibernau.
  • Johann Zarco (Monster Yamaha Tech 3) menjadi pembalap ketika yang start dari baris depan setelah sebelumnya menjalani Q1. Dua pembalap yang juga berhasil melakukannya adalah Aleix Espargaro di Assen 2015 dan Cal Crutchlow (LCR Honda) di Phillip Island in 2016.
  • Jika Zarco mampu naik podium lagi di Mugello, ia bakal menyamai catatan Regis Laconi di kelas premier Valencia dan Phillip Island pada 1999.

Sumber : MotoGP.com dan motorsport.com yang ditulis oleh Scherazade Mulia Saraswati, Journalist

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s