Catatan Test Ride Sinnob Driving Belt, Depok ke Honda Bikers Day Gunung Kidul Jogja (Bag. 1)

HBD 10

Sinnob Driving Belt melakukan uji coba Daya Tahan Sinnob BELT, perjalanan touring dari Depok ke Honda Bikers Day Gunung Kidul Jogja, 13-16 Oktober 2017. Jarak tempuh 600KM atau 1,200 KM pulang pergi. Rute dibagi menjadi 2 rute, Rute jalur pantura dan jalur selatan.

Test ride ini dilakukan oleh 2 riders dari HTML Indonesia, Bro Dinnar Arifianto Founder HTML Indonesia (HTML 0001) dan Bro Indra Black HTML Indonesia (HTML 2662). Menggunakan motor  Honda Tiger lansiran 1994 (Tiger Lawas), dan diaplikasikan dengan Sinnob Driving Belt Warna Merah dan Orange.

Berikut Catatan Perjalanan Sinnob Driving Belt Depok-Jogja oleh Bro Dinnar Arifianto

CATATAN SI JANDA:
TEST RIDE SINNOB DRIVING BELT
JAKARTA – JOGJAKARTA – JAKARTA

(Bagian 1 – Test Ride Malu malu)

Di akhir September 2017, salah satu rekan di kantor yang kebetulan sama sama mempunyai hobby motoran yang sama menghampiri saya, “Om… Mo ngetes Gear Belt ngga? Yuuuk cari tanggal yang pas dan tujuannya biar enak ngaturnya. Ga usah jauh jauh, deketan ajah”, cerocosnya sambil ngunyah gorengan.

22405440_540853762917168_8496267785482551028_n

“Ehmp… menarik. Kemana yah? Ga jauh jauh tapi punya trek yang kumplit,” Balas saya sambil menghembuskan asap Malboro Ice Blast di mulut. Pembicaraan tersebut berhenti karena pesanan makan siang sudah terhidang.

Beberapa hari kemudian, barulah pembicaraan mengenai ide test ride itu berlanjut. Melihat teaser campaign Astra Honda Motor yang menggelar Honda Biker Day Nasional 2017 di Gunung Kidul Jogjakarta. Nah ini bisa jadi tujuan test ride nih. Jarak hanya 600KM atau 1,200 KM pulang balik dari Jakarta – Jogja – Jakarta. Etape 1 Rute bisa ambil Jalur Utara (Pantura) dan Etape 2 Rute ambil Jalur Selatan Jawa.

Kemudian barulah beberapa persiapan teknis dan non teknis serta beberapa pembicaraan ke pihak pihak terkait dijalankan. Mengenai Persiapan Teknis terutama berkaitan dengan kondisi si JANDA GL200 yang semenjak kembali dari Trip Sabang Aceh belum pernah digunakan lagi, apalagi dipanasin. Sehingga ga sekedar Tune Up, tapi juga mengganti beberapa parts seperti: Aki Kering, Dinamo Starter, Bendik, termasuk Kampas Kopling Set.

22405982_540853866250491_939808850710864440_n

Beberapa pembicaraan dengan pihak SINNOB juga dilakukan, dengan Fajar “Rodex” Basuki selaku Marketing and Communcation SINNOB intens dilakukan, mulai dari persiapan kendaraan, penentuan jalur, hingga jadwal pemasangan Sinnob Driving Belt di 2 motor GL200 yang akan digunakan.

Tepat di hari Jumat 13 Oktober 2017, jam 13:00 WIB 2 motor GL200 tahun 1994 (Si JANDA) dan 1996 telah nangkring di Workshop Sinnob. Pemasangan ga memakan waktu terlalu lama. Jam 17:00WIB semua kendaraan telah selesai dipasang Sinnob Driving Belt, disaksikan oleh team Management dan Direksi Sinnob Indonesia.

Hari Jumat 13 Oktober 2017 jam 21:00 WIB setelah mendapat konfirmasi dari Indra (rider GL200 1996 Silver), si JANDA GL200-1994 bergerak perlahan menuju lokasi titik kumpul start di Pitstop Lampiri di kawasan Kalimalang Bekasi. Melalui jalur macet Margonda – Pasar Minggu – Cawang – Halim – Kalimalang, si Janda yang kali ini semakin kinclong dengan gear belt warna merah menyala melintas perlahan.

Tepat jam 24:00 WIB, 2 GL200 1994 & 1996 ditemani 3 Honda Tiger lainnya (kali ini ditemani oleh Bro Gemmi, Bro Nkong dan Bro Yosep) kami mulai bergerak perlahan menuju Stage 1. Bekasi – Karawang – Cikampek – Patrol – Cirebon. Beberapa kali bertemu dengan rombongan Bikers yang mempunyai tujuan sama yaitu Gunung Kidul DIY. Beberapa kali klakson berbunyi sapaan khas anak Bikers.

Hari Sabtu, 14 Oktober 2017, jam 02:30 WIB, kami menyelesaikan Stage 1 Etape 1 di Kota Cirebon, di sebuah Alfamart dekat dengan Terminal Cirebon kami memutuskan beriistirahat sejenak. Charge handphone, Charge Power Bank, Membuang Hajat sampai dengan makan malam pun dilakukan, sambil diselingin obrolan singkat sambil ditemani kopi hangat dan kebulan asap rokok masing masing.

Kondisi Sinnob Driving Belt masih handal. 2 orang Test Rider diawal masing mencoba Belt dengan cara diurut gasnya secara perlahan, namun di obrolan ini kami memutuskan untuk mencoba Belt ini dengan gaya riding masing masing. “Mari kita coba dibejek nih Belt, mo tau putus di jalan ngga, kan Cirebon Brebes trek lurus neh.” Usul Indra Black, pengendara GL200 96 Silver.

Jam 03:30 WIB setelah istirahat selama sekitar satu jam kita lanjutkan perjalanan ini ke Stage 2: Cirebon – Brebes – Bumi Ayu – Purwokerto. Tetap dengan 5 Macan beriringan, namun kali ini berkendara tanpa ampun, gas di bejek abis, ga mengenal ampun, jarum speedometer beberapa kali melewati angka 100KPJ. Apalagi kondisi cuaca sangat bersahabat.

Jam 04:10 WIB saat terdengar Adzan Subuh berkumandang 5 Macan ini sepakat untuk berhenti dan merapat parker rapih di halaman Mesjid Jami Nurul Hidayah, Brebes.

Selepas melakukan kewajiban Shollat Subuh, 5 macan ini kembali melanjutkan perjalanannya di Stage 2 ini. Kembali cuaca yang bersahabat disambut Matahari Pagi, kami melaju di kecepatan rata rata 80KPJ, sesekali menyentuh 100KPJ malu malu, namun tetap memperhatikan kondisi jalan, dikarenakan penduduk mulai kembali beraktifitas sehingga banyak beberapa handicap dan halangan seperti gerobak, angkutan umum hingga sepeda.

HBD 2

Jam 06:45 WIB, rombongan memutuskan berhenti sejenak di SPBU Ajibarang seberang Rumah Makan Selera Rasa Ajibarang. Beberapa minuman kemasan seperti Air mineral Kemasan, hingga Kopi Instant Kaleng habis di konsumsi ditemani beberapa batang rokok Malboro Ice Blast. Sambil mengecek kerenggangan Sinnob Driving Belt, dan hebatnya tidak berubah setelannya. Ehmp…. Hebat nih.

Jam 07:15 WIB setelah sempat bertemu dengan beberapa rombongan HTML INDONESIA Kopyah Jakarta Selatan, kami sepakat melakukan perjalanan kembali, kali ini tujuannya Purwokerto.

Tepat di Daerah Buntu Purwokerto, kami memutuskan untuk beristirahat sambil sarapan sejenak. Beberapa mangkuk Sroto Sukaraja dan Sate Bebek serta The Tawar Hangat menjadi menu Sarapan hari ini. Gelak Tawa keluar dari mulut kami masing masing, sambil sesekali beberapa team melakukan komunikasi baik melalui Whatsapp call maupun Video Call dengan orang orang tercinta dirumah. Yah ini lah Bikers sebenarnya, Turing sebagai Hobby boleh tapi komunikasi dengan orang orang tercinta di rumah wajib hukumnya.

“Hallo Bubu, Anak anak sudah Bangun….?”

Setelah berisitirahat cukup lama, tepat jam 09:00 WIB, rombongan 5 macan sepakat untuk bergerak lagi menyelesaikan Stage 3 Etape 1: Purwokerto – Kebumen – Purworejo – Jogjakarta.

Sesekali rombongan terpisah menjadi 2 – 3 atau malah kadang kadang 1 – 4, karena kondisi lalu lintas, cuaca, dan beberapa bikers hendak melakukan test dengan melaju kencang memisahkan diri dari rombongan. Malah ada yang memutuskan berhenti sejenak untuk memejamkan matanya 10 – 15 menit. Yah ini lah enaknya Turing Naik Motor, bisa berhenti dimana saja dan kapan saja.

Hingga tepat pukul 13:05 WIB ke 5 macan termasuk 2 Rider GL200 yang sedang melakukan Test Ride Sinnob Driving Belt resmi masuk dan parkir di SPBU Ambarketawang, Wates Jogjakarta. Disana sudah menunggu beberapa Bikers HTML INDONESIA Kopyah Jogjakarta.

HBD 3

Akhirnya Etape 1 ini telah berhasil kita lalui. 13 jam beberapa menit telah kita lalui, melalui jalur Pantai Utara Jawa, dengan kondisi cuaca yang bisa dibilang sangat beragam, dari cuaca terik panas, hingga hujan lebat kami lalui. Ini berakibat kondisi gear set rantai yang digunakan sangat kotor, begitu juga dengan Sinnob Driving Belt yang kami gunakan, tapi tidak mempengaruhi kinerja mesin masing masing.

to be continue…

 

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s